Article Detail


Harumkan Nama Sekolah, 6 Peserta Didik SMP Santo Yosef Lahat Borong Medali di Ajang Penelitian Nasional


Kabar membanggakan Kembali datang dari SMP Santo Yosef Lahat, sebanyak enam peserta didik berhasil menyabet medali perunggu (Bronze Medal) dalam ajang Olimpiade Pendidikan Indonesia (OPI) 2026 yang diselenggarakan di Yogyakarta Sabtu (9/5) kemarin. 

Kerja keras dari para peserta didik membuahkan hasil yang memuaskan. Dari enam peserta didik yang berangkat ke Yogyakarta untuk berkompetisi, seluruhnya berhasil naik ke podium juara. 

Keenam peserta didik SMP Santo Yosef Lahat ini mempresentasikan hasl karya ilmiah yang beragam, mulai dari bidang sains hingga penelitian di bidang humaniora. . Prestasi tersebut diawali oleh Amira yang mengusung penelitian berjudul “FENIX: Fungal Extraction of Non-Ferrous Metals from PCB Waste” yang sekaligus berhasil menyabet penghargaan Best Poster. Disusul oleh Zahira yang meneliti tentang “Hubungan Gaya Mengajar Guru dengan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS” dan sukses meraih gelar Favorite Poster.

Selanjutnya, Dini memperkenalkan inovasi pertanian melalui karya berjudul “ANTENA: Ampas Teh Sebagai Sumber Nutrisi Tanaman Sawi Hidroponik”, sementara Axcell fokus pada bidang pendidikan dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa”. Keberagaman topik penelitian juga ditunjukkan oleh Al Ghazali yang mengangkat penelitian dengan judul“Potret Toleransi Kebhinekaan Global di SMP Santo Yosef Lahat”, serta Kenzie yang meneliti mengenai pemanfaatan limbah buah bertajuk “Dragon Jelly: Inovasi untuk Memanfaatkan Limbah Kulit Buah Naga Menjadi Jelly Bernilai Guna dan Sehat”.

Perjalanan menuju medali tidaklah instan. Para peserta didik ini berangkat dari Lahat menuju Yogyakarta dengan membawa hasil penelitian yang telah dipersiapkan dengan matang Bersama guru pendamping. Di bawah bimbingan guru pendamping ini pula mereka melakukan observasi, pengumpulan data, uji coba hingga penyusunan hasil untuk menghasilkan penelitian yang baik. 

Kerja keras tersebut terbayar dengan kesusksesan mereka mempresentasikan hasil penelitian mereka dengan apil di hadapan dewan juri. 


Vincentius Roni Wijayanto, S.Psi., selaku Kepala SMP Santo Yosef Tarakanita Lahat menyampaikan apresiasi dan rasa bangga  terhadap prestasi yang diraih oleh enam peserta didiknya dalam ajang Olimpiade Peneliti Indonesia. Beliau menegaskan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa para peserta didik dapat menunjukan kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan semangat penelitian sejak usia dini. 

Tak hanya itu, Roni juga mengatakan bahwa keberhasilan atas prestasi ini merupakan gabungan dari hasil kerja keras peserta didik, dukungan dari orang tua dan pendapingan dari para guru. 

Selain menjadi kebanggaan, prestasi ini sekaligus mengukuhkan komitmen SMP Santo Yosef Lahat dalam membentuk generasi yang disiplin, berkarakter, dan unggul di bidang akademik maupun nonakademik. Ke depannya, sekolah berharap pencapaian ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi seluruh peserta didik lainnya untuk terus berani berkarya, meneliti, dan memaksimalkan potensi diri demi meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.




Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment