Article Detail

SEMANGAT BERPRESTASI, SEMANGAT PEMUDA INDONESIA

Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini sebagai bangsa yang berdaulat, tidak terlepas dari perjuangan para pemuda Indonesia. Peran pemuda dalam mengupayakan kemerdekaan tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemikiran dan semangat yang dimiliki kaum muda mampu membakar semangat seluruh rakyat Indonesia, yang pada masa itu masih tersekat oleh paham dan semangat kedaerahan yangbegitu tinggi. Kuatnya dorongan untuk menjadi bangsa yang bisa berdiri di atas kakinya sendiri menjadi semangat dasar yang mampu melunturkansegala keberagaman yang ada. Pada akhirnya, seluruh komponen bangsa bergerak menuju ke arah yang sama,sehingga terbentuklah sebuah bangsa berdaulat bernama Bangsa Indonesia.
Peran pemuda yang sangat vital dalam mengupayakan kemerdekaan Indonesia disadari betul oleh golongan tua pada masa itu. Meski terkadang ada beberapa pandangan yang berbeda, bahkan bertolak belakang, namun golongan tua sangat menyadari bahwa semangat yang dimiliki kaum muda amatlah luar biasa. The founding father Bangsa Indonesia sendiri (Soekarno)mengakui bahwa semangat kaum muda pada masa itu begitu luar biasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Bahkan dalam sebuah orasi beliau pernah berkata, “Beri aku sepuluh pemuda, maka aku akan mengguncang dunia”. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa peran pemuda memang sangat signifikan dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesiapada saat itu.
Semangat kaum muda yang membara, dicetuskan dalam tiga butir sumpah pemuda yang menjadi landasan pejuangan dan cita-cita para pemuda Indonesia saat itu. Tiga butir sumpah Pemuda Indonesia tersebut berbunyi, “Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, Bangsa Indonesia.Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, Bahasa Indonesia.”
Pada masa perjuangan, tiga butir sumpah pemuda tersebut menjadi dasar bagi perjuangan para pemuda. Sumpah pemuda menjadi penuntun agar langkah seluruh pemuda Indonesia menuju ke arah yang sama, yaitu memerdekakan Indonesia.
Lalu, bagaimana dengan pemuda di masa sekarang? Apakah dengan merdekanya Indonesia perjuangan para pemudasudah berakhir? Perjuangan tentu saja belum berakhir, pemuda masa ini memiliki tanggung jawab yang sama beratnya dengan para pemuda pada masa perjuangan. Ada ungkapan mengatakan bahwa, “mempertahankan, jauh lebih sulit daripada memeroleh,” itu artinya mengisi kemerdekaan, mungkin akan jauh lebih sulit dari memeroleh kemerdekaan itu sendiri dan inilah yang menjadi tanggung jawab para pemuda saat ini.Pemuda Indonesia saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pemuda terdahulu. Tanggung jawab yang wajib diemban adalah mengisi kemerdekaan yang sudah diraih sejak 63 tahun yang lalu.
Sebenarnya, beragam cara dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan. Untuk mengisi kemerdekaan, pemuda Indonesia tidak harus turun langsung ke medan pertempuran, karena saat ini Indonesia tidak sedang dijajah oleh bangsa lain. Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif yang dapat berguna bagi diri sendiri maupun orang lain. Seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi SMP Santo Yosef Lahat, mereka mengekspresikan semangat mereka dengan menabuh berbagai jenis alat musik dalam ekstarkurikuler marching band.
Membangun Semangat PemudaMelalui Kegiatan Marching Band
Marching band SMP Santo Yosef baru saja dirilis beberapa waktu yang lalu. Sebelumnya, SMP Santo Yosef lebih terkenal dengan drumband. Drum band SMP Santo Yosef sudah berdiri sejak tahun 2002. Di bawah asuhan Bapak Sukiman, drumband SMP Santo Yosef telah meraih berbagai penghargaan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Sekarang, drumband SMP Santo Yosef telah bermetamorfosis menjadi marching band dengan peralatan yang jauh lebih lengkap dan kualitas jauh lebih baik.
Meskipun masih tergolong baru, marching band SMP Santo Yoseftelah berhasil mengibarkan nama SMP Santo Yosef di tengah masyarakat Kabupaten Lahat. Penghargaan demi penghargaan pun didapat. Prestasi terbaru yang diperoleh SMP Santo Yosef antara lain: juara 1 Marching band terbaik dalam rangka memperingati hari pramuka, juara 1 pawai pembangunan yang diadakan oleh Pemkab Kota Lahat, juara 1 LKS Open, dan juara 1 Marching band terbaik yang diadakan Dinas Pemuda dan Olahraga.
Semuanya ini dapat diperoleh tentu bukan tanpa usaha. Siswa-siswi SMP Santo Yosef yang tergabung dalam Marching band mengerahkan tenaga dan waktu mereka secara total,untukterus meningkatkan kualitas marching band SMP Santo Yosef agar semakin dikenal. Semangat, berlatih keras, disiplin, dan tanggungjawab adalah modal utama bagi mereka untukterus berkembang dan menjadi lebih baik.
Berbagai prestasi yang diukir oleh siswa-siswi SMP Santo Yosef dari kegiatan marching band menjadi salah satu contoh bagaimana peran pemuda masa kini dalam meneruskan perjuangan para pemuda pada masa perjuangan. Untuk menjadi seorang pahlawan di era ini, seorang pemuda tidak harus turun ke medan perang, cukup melakukan kegiatan-kegiatan positif yang dapat membuah prestasi dan menyenangkan orang lain, itu berarti pemuda Indonesia sudah terlibat dalam upaya mengisi kemerdekaan yang diperjuangkan oleh pemuda pada masa perjuangan dan tentunya para pemuda menjadi pahlawan bagi orang-orang di sekitar atas prestasi yang diperoleh.***

Oleh:
Emilia Suryani. S.Pd.
Guru SMP Santo Yosef Lahat
Tarakanita Wilayah Lahat

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment